Title: Beautiful
Nightmare
Cast: Kim jonghyun of SHINee
Choi Minho of SHINee
Original Cast “Kim kana” as you (reader)
Author: Me :D u can
call me Nachan kkkk~
Mian kalo banyak Typo –“
“apa yang sedang
kau pikirkan?” seseorang menepuk pundaku
“oh, Minho sunbaenim”
“jawab pertanyaan
ku, apa yang sedang kau pikirkan?hmmm” dia duduk di depan ku,
“saya pesan vanilla
late” lanjutnya kepada pelayan.
“halooo nona Kim”
sekali lagi dia berhasil membuatku sadar akan lamunanku
“apa yang sedang
kau pikirkan nona Kim?” lanjutnya
“hanya sebuah tugas
kuliah” jawabku
“sesulit itukah?
Sehingga membuatmu sampai melamun seharian di cafe?”
“ne” jawabku lalu
meminum minuman pesananku
“begitukah?”
“hmmm”
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
“Saya akhiri mata
kuliah hari ini, selamat siang” Ahn Songsaengnim mengakhiri mata
kuliahnya.
Kana membereskan alat alat tulis dan
memasukannya kedalam tas. Kana berjalan di koridor kampus seorang diri, banyak
mahasiswa di sepanjang koridor kampus. Matanya menangkap sesosok namja
berkemeja biru dengan tas ransel coklat, dengan cepat Kana membalikan tubuhnya
dan berjalan cepat, namun namja berkemeja biru menyadari keberadaan Kana dan
langsung mengejarnya.
“Kana-ah!! Kim Kana!!”
ucap namja tersebut dengan sediki t meninggikan suaranya,
Kana tidak berhenti. Langkahnya semakin cepat,
namun langkahnya tak kalah cepat dengan
namja berkemeja
biru .
“ada apa denganmu?
Seharian kau kemanakan telfon mu?” ucap namja tersebut setelah
berhasil memberhentikan
Kana.
“..........” Kana
hanya diam
“Hey, kau kenapa?
Kau juga menghindariku?”
“kita sudahi saja
hubungan kita Kim Jonghyun ” hanya kalimat itu yang terlontar dari mulut
Kana, ia pun
bergegas pergi. Sementara itu namja yang diketahui bernama Kim Jonghyun
tersebut hanya
berdiri mematung di tempat, wajahnya menggambarkan ekspresi tidak
percaya.
Kana
berjalan menuju kafe tempat kerja paruh waktunya dengan lemas, hatinya sedang
tidak dalam kondisi baik saat ini. Mengingat 2 hari yang lalu ia melihat
namjachingunya bersama yeoja lain di sebuah pusat perbelanjaan kota Seoul, Ia
yang sedang membagikan sebuah brosur iklan tempat kerjanya melihat Jonghyun
dengan mesra merangkul yeoja lain dengan senyuman di wajahnya, Jonghyun tampak
bahagia. Hatinya tercabik cabik, namja yang sangat ia cintai sekaligus first
lovenya tega melakukan itu pada Kana, Kana berlari keluar dan segera menyetop
taxi menuju cafe yang biasanya ia datangi dan bertemu sunbaenya Minho disana.
“Kana-ah kau
sakit?” tanya Hyejin teman kerjanya.
“Aniyo, gwaenchana
Hyejinie”
“tapi kau terlihat
pucat”
“jinjja??” Kana
melepas kain pembersih meja lalu memegang kedua pipinya
“hanya terlalu
lelah” lanjutnya
“lebih baik kau
pulang saja istirahat, biar aku yang mengizinkan ke bos”
“andwae, nan jinjja
gwaencaha jinie”
“baiklah, jika
sudah tidak sanggup langsung istirahat saja ne”
“Hmmm” Kana
melanjutkan pekerjaannya membersihkan meja meja cafe.
Tampak
seorang namja berjaket abu abu dengan syal hitam di leher tak lupa topi
dikepalanya juga dengan kacamata hitam yang membuatnya menjadi sorotan
pelanggan yang ada di cafe tersebut. Ia masuk kedalam cafe dan duduk di pojok
cafe, Kana segera memberikan buku menu kepada namja itu, namja itu tampak sibuk
memilih menu.
“apa yang paling
enak disini?” tanya namja itu
“cafe kami terkenal
dengan latenya” jawab Kana ramah disertai senyuman
“Kau suka late
apa?” Tanya namja itu, Kana dibuat bingung olehnya.
“saya suka vanilla
late cafe ini” Jawab Kana
“saya pesan itu
satu”
“ne, silahkan
tunggu” Kana meninggalkan namja itu.
Tidak lama kemudian
Kana kembali ke meja namja tersebut dengan membawa pesanan namja misterius itu.
Kana meletakan vanilla late di atas meja, dan segera pergi meninggalkan namja
misterius itu.
“Kana-ah” seseorang ada yang memanggi Kana, Kana
yang sedang membersihkan meja
bekas
pelanggan menoleh ke sumber suara itu
“Sunbaenim” Ucap Kana
“panggil aku Minho oppa” ucap Minho sembari
mengacak ngacak rambut Kana
“ohh.. mmm” Kana menundukan kepalanya, ia
merasa canggung untuk memanggil namja
dihadapannya ‘oppa’
“jam berapa kau selesai bekerja?”
“jam setengah lima aku selesai” jawab Kana
“Baiklah aku tunggu disini” Minho duduk di
kursi cafe dengan sytle tenangnya.
“Sunbae eh anu oppa, kau gila?” Kana memegang
jidat Minho dengan tangannya,
Minho segera mengambil tangan Kana dan
menggenggamnya lama.
“aku tidak gila nona Kim” ucap Minho dengan
senyuman yang berhasil membuat pipi Kana
memerah.
Tiga jam kemudian Kana
selesai dengan pekerjaan paruh waktunya, setelah berganti pakaian Kana segera
menghampiri Minho yang masih setia menunggu.
“apa ada hal yang sangat penting yang ingin
sunbae bicarakan? Sampai sunbae rela
menungguku sampai selesai?” tanya Kana
“maksud aku oppa hehe”
“aigoo kau ini, lebih baik kita bicara diluar
saja” Minho beranjak dari tempat duduknya dan
menuju kasir, Kana mengekor dibelakangnya.
Dari jauh namja
misterius berjaket abu abu tengah memperhatikan mereka dengan sorotan
mata yang tajam.
“Choi Minho” namja
misterius itu bergumam menyebut nama Minho.
Namja misterius itu
mengikuti kemana Minho dan Kana pergi, ia menyalakan mesin mobilnya seiring
dengan Minho yang juga menyalakan mesin mobilnya. Namja misterius itu segera
mengikuti kemana Kana dan Minho Pergi. Mereka behenti di sungai han, Minho
segera turun dari mobil dan menghirup
nafas sedalam dalamnya, ia mencoba merasakan udara dekat sungai han yang indah
ketika sore hari.
“kenapa oppa
membawaku kemari?” tanya Kana
“hanya ingin
mengajakmu menikmati sunset sungai han”
“ohh..”
“oppa bilang ada
yang ingin oppa bicarakan padaku” lanjut Kana
“aku akan
membicarakannya nanti nona Kim” Minho mengacak ngacak poni Kana
“isshhh! Jangan
merusak rambutku!!”
“ohh.. kau sudah
berani teriak di depan sunbaemu sendiri ternyata” Minho mendekatkan
wajahnya ke Kana,
pipi gadis itu seketika memerah.
“hahahahahahahahahahha
aigoo Kana-ah wae???hahaha” Minho tertawa lepas menyadari
Bahwa pipi Kana
memerah karnanya.
“Jangan
menggodaku!!!” teriak Kana
“ohh jadi kau
berani dengan sunbaemu?” Minho mencoba mendekatkan wajahnya lagi
“oppaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!”
Kana lari menjauhi Minho sebelum wajah Minho semakin
dekat dengan
wajahnya.
Dari kejauhan namja
misterius memperhatikan mereka dari dalam mobilnya dengan sorot mata yang
tajam, namja tersebut melepaskan kacamatanya untuk memperjelas objek yang
sedang ia perhatikan.
“aaah, aigoo.. appo” Kana terjatuh ketika
berusaha menghindari Minho.
“aigoo, gwaenchana?” tanya Minho sambil memegangin siku Kana
“appo aishh!!!”
“ayo masuk mobil” ajak Minho, namun Kana hanya diam ditempat.
“arraseo” lanjut Minho, segera menggendong Kana dipunggungnya.
“dasar anak manja” ejek Minho
“aishhh!!!!”
Ke esokan harinya
Sinar matahari musim semi
berhasil menerobos celah celah korden kamar Kana, mencoba mengetuk ngetuk mata
pemilik kamar. Namun Kana tidak lekas membuka matanya, Kemudian terdengar
alunan reff lagu SHINee – Why So Serious. Nampaknya alunan lagu tersebut
berhasil membuat Kana terbangun dari tidurnya, kini ia tengah mencari sumber
suara yang berhasil membuatnya terbangun.
“Aishh, dimana handphonenya?”
gerutu Kana, tangannya kesana kemari mencari handphone yang menjadi sumber
alunan itu.
“ini, siapa yang pagi
pagi menelfon aisshhh”
“yeoboseo” ucap Kana
“Yeoboseyo nona Kim,
apa tidurmu nyenyak?” jawab seseorang diseberang sana.
Di lihatnya layar handphone
pinknya tersebut, terpampang jelas nama “Kim Jonghyun” di layar handphonenya.
“aku sudah tidak ada
urusan denganmu”
Kana menutup telfon dari Jonghyun, dan segera menuju Kamar Mandi, tak
lama kemudian handphonenya berbunyi lagi, namun tidak ia hiraukan. Ia sangat
yakin itu telfon dari sang mantan Kim Jonghyun, yang telah membuat hatinya
hancur berkeping keping.
To Be Continue~ ^^





1 Komentar:
Good nanda,...ditunggu lanjutannya
Posting Komentar