RSS

Kamis, 04 Juli 2013

FF/Beautiful Nightmare/Part1


Title: Beautiful Nightmare
Cast:      Kim jonghyun of SHINee
Choi Minho of SHINee
Original Cast “Kim kana” as you (reader)
Author: Me :D u can call me Nachan kkkk~
               
Mian kalo banyak Typo –“

“apa yang sedang kau pikirkan?” seseorang menepuk pundaku
 “oh, Minho sunbaenim”
“jawab pertanyaan ku, apa yang sedang kau pikirkan?hmmm” dia duduk di depan ku,
“saya pesan vanilla late” lanjutnya kepada pelayan.
“halooo nona Kim” sekali lagi dia berhasil membuatku sadar akan lamunanku
“apa yang sedang kau pikirkan nona Kim?” lanjutnya
“hanya sebuah tugas kuliah” jawabku
“sesulit itukah? Sehingga membuatmu sampai melamun seharian di cafe?”
“ne” jawabku lalu meminum minuman pesananku
“begitukah?”
“hmmm”
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
“Saya akhiri mata kuliah hari ini, selamat siang” Ahn Songsaengnim mengakhiri mata
kuliahnya.
Kana membereskan alat alat tulis dan memasukannya kedalam tas. Kana berjalan di koridor kampus seorang diri, banyak mahasiswa di sepanjang koridor kampus. Matanya menangkap sesosok namja berkemeja biru dengan tas ransel coklat, dengan cepat Kana membalikan tubuhnya dan berjalan cepat, namun namja berkemeja biru menyadari keberadaan Kana dan langsung mengejarnya.

“Kana-ah!! Kim Kana!!” ucap namja tersebut dengan sediki t meninggikan suaranya,
 Kana tidak berhenti. Langkahnya semakin cepat, namun langkahnya tak kalah cepat dengan
namja berkemeja biru .
“ada apa denganmu? Seharian kau kemanakan telfon mu?” ucap namja tersebut setelah
berhasil memberhentikan Kana.
“..........” Kana hanya diam
“Hey, kau kenapa? Kau juga menghindariku?”
“kita sudahi saja hubungan kita Kim Jonghyun ” hanya kalimat itu yang terlontar dari mulut
Kana, ia pun bergegas pergi. Sementara itu namja yang diketahui bernama Kim Jonghyun
tersebut hanya berdiri mematung di tempat, wajahnya menggambarkan ekspresi tidak
percaya.

                Kana berjalan menuju kafe tempat kerja paruh waktunya dengan lemas, hatinya sedang tidak dalam kondisi baik saat ini. Mengingat 2 hari yang lalu ia melihat namjachingunya bersama yeoja lain di sebuah pusat perbelanjaan kota Seoul, Ia yang sedang membagikan sebuah brosur iklan tempat kerjanya melihat Jonghyun dengan mesra merangkul yeoja lain dengan senyuman di wajahnya, Jonghyun tampak bahagia. Hatinya tercabik cabik, namja yang sangat ia cintai sekaligus first lovenya tega melakukan itu pada Kana, Kana berlari keluar dan segera menyetop taxi menuju cafe yang biasanya ia datangi dan bertemu sunbaenya Minho disana.

“Kana-ah kau sakit?” tanya Hyejin teman kerjanya.
“Aniyo, gwaenchana Hyejinie”
“tapi kau terlihat pucat”
“jinjja??” Kana melepas kain pembersih meja lalu memegang kedua pipinya
“hanya terlalu lelah” lanjutnya
“lebih baik kau pulang saja istirahat, biar aku yang mengizinkan ke bos”
“andwae, nan jinjja gwaencaha jinie”
“baiklah, jika sudah tidak sanggup langsung istirahat saja ne”
“Hmmm” Kana melanjutkan pekerjaannya membersihkan meja meja cafe.

                Tampak seorang namja berjaket abu abu dengan syal hitam di leher tak lupa topi dikepalanya juga dengan kacamata hitam yang membuatnya menjadi sorotan pelanggan yang ada di cafe tersebut. Ia masuk kedalam cafe dan duduk di pojok cafe, Kana segera memberikan buku menu kepada namja itu, namja itu tampak sibuk memilih menu.

“apa yang paling enak disini?” tanya namja itu
“cafe kami terkenal dengan latenya” jawab Kana ramah disertai senyuman
“Kau suka late apa?” Tanya namja itu, Kana dibuat bingung olehnya.
“saya suka vanilla late cafe ini” Jawab Kana
“saya pesan itu satu”
“ne, silahkan tunggu” Kana meninggalkan namja itu.

Tidak lama kemudian Kana kembali ke meja namja tersebut dengan membawa pesanan namja misterius itu. Kana meletakan vanilla late di atas meja, dan segera pergi meninggalkan namja misterius itu.

“Kana-ah” seseorang ada yang memanggi Kana, Kana yang sedang membersihkan meja
 bekas pelanggan menoleh ke sumber suara itu
“Sunbaenim” Ucap Kana
“panggil aku Minho oppa” ucap Minho sembari mengacak ngacak rambut Kana
“ohh.. mmm” Kana menundukan kepalanya, ia merasa canggung untuk memanggil namja
 dihadapannya ‘oppa’
“jam berapa kau selesai bekerja?” 
“jam setengah lima aku selesai” jawab Kana
“Baiklah aku tunggu disini” Minho duduk di kursi cafe dengan sytle tenangnya.
“Sunbae eh anu oppa, kau gila?” Kana memegang jidat Minho dengan tangannya,
Minho segera mengambil tangan Kana dan menggenggamnya lama.
“aku tidak gila nona Kim” ucap Minho dengan senyuman yang berhasil membuat pipi Kana
memerah.

                Tiga jam kemudian Kana selesai dengan pekerjaan paruh waktunya, setelah berganti pakaian Kana segera menghampiri Minho yang masih setia menunggu.

“apa ada hal yang sangat penting yang ingin sunbae bicarakan? Sampai sunbae rela
menungguku sampai selesai?” tanya  Kana
“maksud aku oppa hehe”
“aigoo kau ini, lebih baik kita bicara diluar saja” Minho beranjak dari tempat duduknya dan
menuju kasir, Kana mengekor dibelakangnya.
Dari jauh namja misterius berjaket abu abu tengah memperhatikan mereka dengan sorotan
mata yang tajam.
“Choi Minho” namja misterius itu bergumam menyebut nama Minho.
Namja misterius itu mengikuti kemana Minho dan Kana pergi, ia menyalakan mesin mobilnya seiring dengan Minho yang juga menyalakan mesin mobilnya. Namja misterius itu segera mengikuti kemana Kana dan Minho Pergi. Mereka behenti di sungai han, Minho segera turun  dari mobil dan menghirup nafas sedalam dalamnya, ia mencoba merasakan udara dekat sungai han yang indah ketika sore hari.

“kenapa oppa membawaku kemari?” tanya Kana
“hanya ingin mengajakmu menikmati sunset sungai han”
“ohh..”
“oppa bilang ada yang ingin oppa bicarakan padaku” lanjut Kana
“aku akan membicarakannya nanti nona Kim” Minho mengacak ngacak poni Kana
“isshhh! Jangan merusak rambutku!!”
“ohh.. kau sudah berani teriak di depan sunbaemu sendiri ternyata” Minho mendekatkan
wajahnya ke Kana, pipi gadis itu seketika memerah.
“hahahahahahahahahahha aigoo Kana-ah wae???hahaha” Minho tertawa lepas menyadari
Bahwa pipi Kana memerah karnanya.
“Jangan menggodaku!!!” teriak Kana
“ohh jadi kau berani dengan sunbaemu?” Minho mencoba mendekatkan wajahnya lagi
“oppaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!” Kana lari menjauhi Minho sebelum wajah Minho semakin
dekat dengan wajahnya.

Dari kejauhan namja misterius memperhatikan mereka dari dalam mobilnya dengan sorot mata yang tajam, namja tersebut melepaskan kacamatanya untuk memperjelas objek yang sedang ia perhatikan.

aaah, aigoo.. appo” Kana terjatuh ketika berusaha menghindari Minho.
“aigoo, gwaenchana?” tanya Minho sambil memegangin siku Kana
“appo aishh!!!”
“ayo masuk mobil” ajak Minho, namun Kana hanya diam ditempat.
“arraseo” lanjut Minho, segera menggendong Kana dipunggungnya.
“dasar anak manja” ejek Minho
“aishhh!!!!”
Ke esokan harinya
                Sinar matahari musim semi berhasil menerobos celah celah korden kamar Kana, mencoba mengetuk ngetuk mata pemilik kamar. Namun Kana tidak lekas membuka matanya, Kemudian terdengar alunan reff lagu SHINee – Why So Serious. Nampaknya alunan lagu tersebut berhasil membuat Kana terbangun dari tidurnya, kini ia tengah mencari sumber suara yang berhasil membuatnya terbangun.

“Aishh, dimana handphonenya?” gerutu Kana, tangannya kesana kemari mencari handphone yang menjadi sumber alunan itu.
“ini, siapa yang pagi pagi  menelfon aisshhh”
“yeoboseo” ucap Kana
“Yeoboseyo nona Kim, apa tidurmu nyenyak?” jawab seseorang diseberang sana.

                Di lihatnya layar handphone pinknya tersebut, terpampang jelas nama “Kim Jonghyun” di layar handphonenya.
“aku sudah tidak ada urusan denganmu”
Kana menutup telfon dari Jonghyun, dan segera menuju Kamar Mandi, tak lama kemudian handphonenya berbunyi lagi, namun tidak ia hiraukan. Ia sangat yakin itu telfon dari sang mantan Kim Jonghyun, yang telah membuat hatinya hancur berkeping keping.

To Be Continue~ ^^



Read Comments