Song Fiction lagunya D'masiv "cinta ini membunuhku"
sedikit narsis -_-" poster ff cewenya itu saya sendiri --"
Cast:
-Choi Minho (SHINee)
-Kim Jonghyun (SHINee)
-Cho Minra (Original Cast) As you
-Jinra (Original Cast)
Kau membuat..ku berantakan..kau membuat ku tak karuan..kau hancurkan
aku dengan sikapmu.. tak sadarkah kau telah menyakiti ku ..
“cookies-ah..sudah
jangan melamunkan aku terus”
“aishh
!siapa yang melamunkan mu..”
“gotjimal..
ini es krim”
“gomawo
oppa” aku memakan es krim yang ia berikan ..
“cookies-ah…”
“ne..” jawabku tanpa memandang nya karena aku focus terhadap es krim yang
sedang ku makan , ..
Tiba
tiba ku rasakan sesuatu yang dingin menyentuh pipi ku ,
”hahahahahahahahah
!!!” ku dengar gelak tawa nya ..
“aisshh..oppa
!!kemari kau!kau kira tidak dingin apa!!” ku kejar diri nya yang masih tertawa
..
Air
mataku keluar begitu saja saat tiba tiba ku temukan foto ku dan diri nya di
buku diary ku, buku diary yang telah
kusam namun menyimpan catatan manis dan pahit yang aku alami, aku mengingat
nya..aku mengingat semua kejadian yang terekam di otak ku selama masih bersama
nya,banyak sekali catatan manis yang ku tulis di diary ini ketika bersama nya
..
“bogoshipeo” ucap ku ketika ku
buka sebuah album foto yang berisi penuh dengan gambar gambar ku dengan nya.
“bogoshipeo Choi Minho”
‘KREEK’ pintu kamar ku terbuka..
aku tau pasti Jonghyun oppa yang membuka pintu ..
“Min Ra-ah.. ini ada paket
untukmu”
“taruh saja di kasur ku oppa” jawabku
dengan suara yang mencoba biasa,tapi percuma Jonghyun oppa mengetahui nya
“Min Ra kau menangis lagi???kau
menangis karena nya lagi??aigoo..sudah ku bilang,berhentilah menangisi nya..
apa perlu ku carikan namja lain untukmu??”
“Jonghyun oppa ..mianhae..” aku
beranjak dari kursi meja belajar ku dan memeluk Jonghyun oppa,dia membalas
pelukan ku
“sampai kapan kau begini?kau
harus mencari namja lain..oppa tidak mau adik oppa yang oppa sayangi seperti
ini”
“tapi oppa..aku masih mencintai
nya” kata ku yang masih menangis ..
“Min Ra !dengarkan oppa..”
Jonghyun oppa melepaskan
pelukannya dan kedua tangannya memegang pipiku
“Cho Min Ra..sadarlah!dia telah
menduakan mu,dia telah menghianatimu..dan dia telah menyikiti hatimu..kau harus
sadar Cho Min Ra !jangan butakan diri mu demi seorang Choi Minho!dia bukan satu
satu nya namja di dunia ini!ku mohon Cho Min Ra sadarlah”
ku hempaskan tangan Jonghyun oppa
dan berlari keluar rumah.. tujuan ku adalah ke taman .. ku dudukan diri ku di
sebuah ayunan
“Minho oppa..kenapa kau
memutuskan ku,di saat ku sangat mencintai mu” gumam ku .. ku edar kan pandangan
ku ke seluruh arah .. pandangan ku berhenti pada sebuah mobil lexus430 berwarna
hitam yang berhenti di depan minimarket dekat taman .. seketika mata ku memanas
,
“mi…min..Minho oppa” ku lihat Minho
oppa keluar dari mobil bersama seorang yeoja dan menggendeng tangan yeoja itu
mesra ,tampak Minho oppa sangat bahagia .. tak terasa air mata ku jatuh,
“benar kata Jonghyun oppa!aku
harus melupakan nya!” batinku.. walaupun aku tak yakin bisa melupakan nya .
-o-o-
“Min Ra-ah !ayo cepat !oppa ada
mata kuliah pagi !” kata Jonghyun oppa dari mobil nya.. ku masukan semua
makanan yang ada di meja makan ke dalam food box.. dengan cepat aku berlari dan
masuk ke mobil Jonghyun oppa ..
“aigoo..!kau ini yeoja kenapa
makan mu banyak sekali..” kata Jonghyun oppa
“ini sekalian buat makan siang
oppa” jawab ku “uang bulanan yang eomma kirim sudah habis??” “aniyo oppa.. kan
kalo bawa makanan dari rumah bisa menghemat pengeluaran hehe” jawab ku ..
-15 menit kemudian-
“sampai ..cepat turun, tidak mau
kalau dongsaeng oppa terlambat” Jonghyun oppa mengacak ngacak rambut ku
“aishhh oppa.. rambutku!” kataku
sambil keluar dari mobil dan segera menuju gerbang sekolah..
“Cho Min Ra..!jangan nakal !”
mwo??Jonghyun oppa masih saja menganggapku anak kecil..
Aku mulai memasuki gerbang
sekolah ku SHINING SENIOR HIGH SCHOOL itulah nama sekolah ku,
“Min Ra!” seseorang ada yang
memanggil namaku ..
“heii aku disini” ku lihat Jin Ra
sahabatku di dekat lapangan basket segera ku hampiri dia
“ayo masuk kelas bersama” aku
hanya mengangguk Jin Ra merangkul pundak ku .
-Di kelas-
Saat aku sedang mengerjakan soal
latihan,tiba tiba saja suasana kelas yang tadi nya ribut menjadi tenang.. ku
alihkan pandangan ku ke Jin Ra di samping ku,dia hanya memberi isyarat supaya
aku memandang ke depan kelas .. DEG! Minho ! .. sedang apa dia di kelas
sepuluh? .. mata ku dan mata Minho bertemu segera ku tundukan wajah ku dan
kembali mengisi soal soal latihan,seharus nya aku menurut saja apa kata Jin Ra
saat pertama masuk sekolah kalau tidak duduk di depan.. aku baru menyesalin
nya..
“Min Ra-ssi..tolong bagikan
kertas ini ke teman teman mu”
aku mendengar Minho oppa bicara,sontak
langsung ku alihkan pandangan ku pada Minho oppa
“mwo?naega?kenapa tidak Jin Ra
saja..aku sedang sibuk sunbae”
kataku lalu keluar dari kelas ..
aku menahan air mataku supaya tidak jatuh dan berlari menuju toilet ,mendengar
dia menyebut nama ku dengan embel embel ssi saja sudah membuat ku sakit
hati,bukankah itu sangat formal? dia sudah lama mengenalku.. aku menangis di
toilet tanpa suara.. aku baru akan keluar jika hati ku sudah merasa tenang .10
menit kemudian aku keluar dari toilet dan berpapasan Minho yang akan ke toilet namja..tapi aku mencoba
tenang untuk melewati nya
“Cho Min Ra”
suara berat Choi Minho berhasil
menghentikan langkah ku .. tapi sejurus kemudian aku melanjutkan langkah ku
kembali tanpa memedulikannya,aku tak mau ia tau kalau aku menangis karena dirinya
serta juga aku tak mau ia melihat ku seperti ini dan juga aku tak ingin hatiku
bertambah sakit saat melihat nya .
-o-o-
“cookies..
kau tau kenapa aku mencintaimu?” “eumm,wae??” “karena kau beda dari yeoja yeoja
lain” “lalu??” “mmm will you marry me??” aku yang sedang memakan cookies pun
tersedak ketika mendengar ucap nya “mwo??kau gila oppa..!!aku bahkan belum
merancang masa depan ku” “kau tak mau menikah dengan ku?” “bukan seperti itu ..
aishhh..yasudah aku mau menikah dengan mu,tapi tidak sekarang!” “hehe.. siapa
juga yang mau menikah sekarang” CUPPP Minho oppa mengecup keningku “Saranghaeyo
Cho Min Ra” “Nado oppa” Minho oppa memeluk ku
“Min Ra-ah,kau menangis karena
nya lagi?” ucapan Jin Ra membuatku sadar dan segera menutup buku diary ku.. ya..buku diary itu selalu aku bawa kemana
mana,bahkan ke sekolah pun aku bawa.. entah kenapa aku ingin sekali membawa nya
meski aku tahu itu menambah rasa sakit di hatiku
“sudah aku bilang!buang atau
bakar diary ini!” Jin Ra merebut diary ku ..
“Jin Ra-ah !!andwae..!!” aku
berhasil merebut nya kembali
“kau terlihat sangat menyedihkan Min
Ra ..aku ingin lihat kau yang dulu Cho Min Ra yang ceria dan usil” Jin Ra
memeluk ku
“Jin Ra-ah..aku ingin Minho oppa
kembali hiks..”
“sadarlah Cho Min Ra..dia itu
sudah menghianatimu,aku rasa dia juga sudah melupakan mu..jadi lebih baik kau
juga melupakan nya”
ku lepaskan pelukan ku ketika
mendengar ponsel ku berbunyi
‘”ne Jonghyun oppa..”
“kau di mana?aku sudah di depan
gerbang sekolah mu”
“ne..aku segera ke sana”
“Jin Ra-ah..aku pulang dulu ya
annyeong”
“ne..annyeong..fighting !” kata Jin
Ra sambil mengepalkan tangan nya ke langit , aku hanya membalas nya dengan
senyuman ..
Aku menyusuri koridor sekolah
sendirian.. memang sekolah sudah sepi karena bel pulang sekolah sudah berbunyi
tiga jam yang lalu.. saat aku melewati lapangan basket..terdengar suara orang
tertawa,ku cari sumber suara yang yang ternyata Minho oppa.. maksud ku Minho
sunbae dengan yeoja yang kemarin aku lihat dari taman mereka terlihat sangat
bahagia bermain basket bersama,
“ayo
rebut bola nya kalau bisa ..” “boopie..berikan bola nya pada ku,aku juga ingin
memasukan bola nya ke ring” “maka nya rebut dong” ucap Minho oppa sambil
menjulurkan lidah nya “hyaa!Choi Minho..mengalahlah pada yeoja” “ani..cepat
rebut bola nya” kata nya bersemangat sambil terus mendrible bola basket
sedangkan aku berusaha untuk merebut nya .. “ani..aku cape,mau pulang..” kata
ku sejurus kemudian Minho oppa menghampiri ku sambil membawa bola basket di
tangan nya
“ketipu
kau oppa hahahaha” tawa ku lepas saat aku berhasil merebut bola basket nya
“aishhh!!cookies kau curang ..!” Minho oppa mengejar ku.. dan berhasil
menangkap ku.. tapi bukan nya merebut bola dia malah memeluk ku dari belakang
“kau ini jangan bermain curang..anak nakal harus di kasih hukuman” bisik nya
lembut di telinga ku “oppa..lepaskan..” “ani..ini hukuman mu..biarkan aku
memelukmu seperti ini Saranghae” “yaa!!Choi Minho!!” “mwo??” “ani..nado
saraanghae hehe”
Aku
mengingat saat aku dan Minho sunbae,bermain basket di lapangan sekolah , air
mata ku kembali tumpah .. kalian tau?ini sangat menyakit kan.. ketika kalian
melihat orang yang kalian masih cintai mengulang kejadian yang sama bersama
kalian dengan yeoja lain dan orang yang kalian cintai sangat bahagia mengulangi
nya tanpa diri kalian ..
Ku lanjut kan langkah ku menuju
gerbang sekolah,Jonghyun oppa sudah di sana
Keesokan harinya
“Cho Min Ra,kau menjauhiku?”
suara berat itu menghentikan langkahku saat memasuki gerbang sekolah
“Minho sunbae,waeyo?” kataku
mencoba biasa saja
“ani..lupakan ! pulang sekolah ku
tunggu di taman belakang sekolah” Minho sunbae segera pergi menuju ke yeoja
yang kemarin .. dan merangkul mesra nya
‘sakit’ itulah yang ku rasakan
sekarang
Ku lihat Minho sunbae sudah di
sana,di taman belakang sekolah.. aku ragu untuk mendekati nya,tapi ku coba
langkah kan kaki ku menuju ke arah nya , Minho sunbae menyadari kedatangan ku
dan beranjak dari kursi menghampiri ku
“aku kira kau tidak akan datang”
“……………” tidak ada jawaban dari ku
,Minho sunbae memeluk ku sontak aku pun kaget ku coba melepaskan peluka nya
“maafkan aku telah
menyakitimu,tapi aku mohon jangan jauhi aku..kita bisa menjadi teman kan?”
“………..” aku kembali diam yang ku lakukan saat ini adalah mencoba menahan air
mata ku
“kau boleh memanggil ku boopie
lagi..aku rindu kata kata itu Min Ra-ah.. dan aku juga ingin memanggil mu
cookies lagi..semua nya akan baik baik saja.. asal ada sedikit yang berbeda
saat kita masih pacaran dulu,kau bisa menjadi dongsaeng ku”
“oppa..kau tau,betapa menyedih
kan nya diri ku saat di tinggal oleh mu..jadi lebih baik aku menjauhimu agar
aku tidak sakit saat melihat mu bersama yeojachingumu yang baru”
“mi..mianhaeyo..jangan salahkan dia,aku yang salah,tapi please jangan jauhi
aku.. aku ingin kita berteman”
“berteman??itu akan menambah
sakit hati ku !” ku lepaskan pelukan Minho sunbae dan berlari keluar sekolah
menyetop taksi ,Jonghyun oppa tidak bisa menjemputku hari ini.
“kau yakin akan tinggal bersama
eomma di paris?” Tanya Jonghyun oppa
“ne..aku yakin toh itu hanya 5
tahun,dan saat aku kembali dari paris aku akan menjadi yeoja yang kuat,aku akan
mencoba melupakan Choi Minho!” jawab ku mantap
“oppa sedih melihat mu seperti
ini Min Ra-ah”
“sudahlah oppa..ayo kita
berangkat” aku menarik tangan Jonghyun oppa ..
Di sepanjang perjalanan suasana
mobil di penuhi dengan gelak tawa kami berdua ,akhir nya aku sampai di incheon
airport ..
“oppa..jaga dirimu baik
baik,jangan lupa minum vitamin dan satu lagi berhentilah jadi playboy,aku tak
ingin oppa ku di benci banyak yeoja”
“mmm..baiklah ,tapi untuk playboy
nya oppa tidak janji ya hehe” Jonghyun oppa mencubit pipi ku “oppa..aku pasti
merindukan mu” aku memeluk Jonghyun oppa
“nado saeng-ah..jangan lupa
hubungi oppa kalau kau sudah sampai di paris”
“ne..sudah ya..aku mau masuk
dulu” ku lepaskan pelukan ku dan berjalan meninggalkan Jonghyun oppa.. tampak
sekali bahwa Jonghyun oppa tidak rela aku tinggalkan .. semoga saja keputusan
ku untuk tinggal di paris selama lima tahun tepat.. dan semogah saja aku bisa
melupakan kenangan manis ku bersama Choi Minho





0 Komentar:
Posting Komentar