Tittle: Please Don't Go
Cast : -Choi Minho
-Minra :)
-eomma
-appa
-Dokter
“Aku tidak percaya ini! Tuhannn!!! Kenapa begitu cepat kau mengambil nya,bahkan aku belum menyatakan perasaan ku , Minra-ah !jebal.. apa perlu aku menyusul mu?” kataku dalam hati,kini aku tengah berada di sebuah pantai bersama seorang jasad yeoja yang aku cintai,aku tak tau mengapa dia pergi di saat aku akan menyatakan perasaan ku , ini memang tidak adil
Hwang Minra,yeoja cantik bertubuh mungil yang mampu memikat hati ku .. banyak cerita yang sudah aku lalui bersama nya,tapi apa?? Dia mengakhiri nya begitu saja.. sungguh ini tidak adil ..!
Minra-ah.. kenapa kau tinggalkan aku?,jasad minra dengan kepala yang bersandar di bahuku aku biarkan,baru saja 5 menit yang lalu aku dan dia bermain air pantai,berfoto ria dan mengukir namaku dan nama nya di pasir CHOI MINHO HWANG MINRA FOREVER ,kini tulisan itu hanya menjadi saksi bisu kepergian minra.Ku putar kembali video ku bersama nya yang 5 menit lalu aku rekam ,
“oppa..sini coba lihat kerang ini,cantik kan?” “ne..secantik wajah mu” “choi minho jangan menggodaku!” “yeobo..” “yaa!!!!!!...jangan panggil aku seperti itu” “yeobo..yeobo..yeobo..mmuahhh” “yaa!!aishh!siapa yang mengijinkan mu mencium pipiku,awas kau choi minhooo!!!” “ayo coba kejar aku kalau bisa” “ani..aku tidak akan mengejarmu,aku mau ngambek ah” dia duduk “yah..ngambek,ga asik ahhh” aku ikut duduk di samping nya,di sandarkan kepalanya di bahuku, “oppa..apa kau akan merindukan ku jika aku pergi ketempat yang jauh?” “hmm?ne ..pasti aku merindukan mu,memang kau mau kemana?” “kemana saja boleh” “ya..!!!” “jangan tangisi kepergianku ya oppa,karena kau sangat jelek jika menangis” “aissshh!kau bilang aku jelek..kau juga jelek jika menangis” suasana menjadi hening.. tapi ini cukup lama,ku lihat wajah minra sangat pucat dengan mata tertutup “minra-ah kau sakit?ayo kita pulang..” “………” tidak ada jawaban dari nya “minra ayo bangun kita pulang..minra hwanbg minra” ku guncang guncangkan tubuh nya “minra-ah !!!bangun !” ku dekatkan jari ku kehidung nya ,nihil !tak ada hembusan nafas yang keluar dari mulut nya , beberapa saat kemudian air mataku jatuh . ku tutup handycam yang telah merekam akhir kepergian min ra
~Flashback~
“agashi..2 jam 25 menit lagi sel kanker mu akan menyebar keseluruh tubuh mu,aku sangat berharap ada keajaiban dari tuhan” “ne..ahjussi arraseo,tapi bolehkah aku keluar sebentar untuk menemui sahabatku?jebal.. ahjussi..aku ingin bersama nya di akhir hidupku” kulihat dokter itu tampak bimbang bersama suster suster nya ,ku lihat juga eomma dan appa banjir dengan air mata,ya.. hidupku memang sudah tidak lama lagi..
Dan selama aku 8 hari di rumah sakit aku tidak pernah bertemu minho,aku tidak ingin membuat nya khawatir..aku juga melarang orang tua ku untuk member tahu minho “baiklah..saya ijinkan agashi keluar” “kamsahamnida ahjussi,jeongmal kamsahamnida” aku langsung turun dari tempat tidur kamar pasien ku dan langsung ke kamar mandi untuk berganti dress yang sudah aku siap kan jauh jauh hari , dress merah muda selutut dengan sepatu berhak rendah yang sepadan dengan warna dress ku ku poles sedikit muka pucat ku dengan make up,lalu setelah selesai ku telfon minho oppa
“yeobseyo oppa..”
“ne,yeobseyo”
“temani aku jalan jalan ya..jebal..”
“lho?kau sudah pulang dari tempat nenek mu?”
“ne..aku sudah pulang”
“pulang kapan?kenapa tidak memberitahuku”
“aisshh!cerewet.. aku tunggu di tempat biasa
--
Sebuah mobil sport hitam berhenti di depan ku,dan aku langsung masuk ketika sang pemilik nya membukakan pintu mobil nya ..
“yeppeooooo..kau sangat cantik,ada apa ini?tumben sekali berdandan seperti ini” “dasar bawel!ayo cepat jalan!” “isshh!!galak sekali kau ini”
--
Setelah puas berjalan jalan ke berbagai tempat mulai dari taman bermain,mencoba berbagai macam makanan . minho oppa memutuskan untuk pergi kepantai
“aigo..15 menit lagi” batinku
“oppa..sini coba lihat kerang ini,cantik kan?” “ne..secantik wajah mu” “choi minho jangan menggodaku!” “yeobo..” “yaa!!!!!!...jangan panggil aku seperti itu” “yeobo..yeobo..yeobo..mmuahhh” “yaa!!aishh!siapa yang mengijinkan mu mencium pipiku,awas kau choi minhooo!!!” “ayo coba kejar aku kalau bisa” “ani..aku tidak akan mengejarmu,aku mau ngambek ah” aku tak ingin mengejar nya karena badan ku mulai melemas dan kepalaku mulai pening dan mungkin jika aku berlari aku akan jatuh dan itu pasti membuat minho khawatir,kuputuskan untuk duduk “yah..ngambek,ga asik ahhh” minho ikut duduk di sampingku,kan kepalaku di bahu nya “oppa..apa kau akan merindukan ku jika aku pergi ketempat yang jauh?” ucapku “hmm?ne ..pasti aku merindukan mu,memang kau mau kemana?” “kemana saja boleh” “ya..!!!” “jangan tangisi kepergianku ya oppa,karena kau sangat jelek jika menangis” “aissshh!kau bilang aku jelek..kau juga jelek jika menangis” tiba tiba ku lihat sebuah cahaya yang sangat menyilaukan membuat mataku terutup.
~Flashback end~
Minho POV
Ku lihat eomma dan appa minra berjalan mengahmpiriku dengan langkah lunglai serta tampak juga seoarng berpakaian dokter dari samping,sungguh aku takut ,aku takut mereka kira aku membunuh nya “nak minho..apa minra sudah pergi?” Tanya eomma minra “mwo?apa maksud nya semua ini,jebal omonim jelaskan padaku” omonim menjelaskan semua nya padaku di bantu dengan dokter , hatiku semakin sakit mendengar nya , aku kira min ra selama ini baik baik saja ternyata tidak,dia sangat tersiksa menahan penyakit nya .
--
Aku kini berada di kamar ku,memandangi semua foto minra yang terpajang manis di kamar ku,kau tau?ada ratusan foto minra di kamarku .. mulai dari foto nya sewaktu bangun tidur yang kudapatkandari eomma nya,foto nya sedang cemberut,tertawa lebar,tersenyum,foto mulut nya yang penuh dengan es krim,foto nya dan diri ku yang sedang merayakan ulang tahun nya ..
Itu semua berat bagiku,jika harus menghapus nya begitu saja.. ku ambil sebuah pisau carter yang ada di laciku
Ku goreskan ke urat nadiku
Minra-ah aku akan menyusul mu Saranghae~
END




0 Komentar:
Posting Komentar