Betapa terkejutnya saat kulihat mobil audy berwarna hitam yang berplat nomor K 600 co hancur orang orang sedang berusaha mengeluarkan orang yang megendari mobil audy itu,sebenarnya aku sudah tau siapa yang mengendarai mobil itu tapi aku berusaha menyangkal kenyataan.
Kulihat seorang namja berhasil di keluarkan oleh orang orang tsb,dan aku pun langsung mendekati kerumunan orang orang tsb,air mataku jatuh saat ku lihat namja yang ku cintai berlumuran darah,onew oppaaaaa!!! Seru isak tangisku keras sekali “oppa bangun, oppa bangun ,ini hye mi oppa cepat bangun !” kataku sambil menepuk nepuk pipinya” “oppaaaaa!!!!” suaraku semakin keras saat petugas ambulan datang dan mengambil onew oppa dari pangkuan ku” oppaaa !! oppa !!! hiks hiks ,aku sangat shok melihat keadaan namjachinguku,ku lihat beberapa wartawan mulai berdatangan dan meliput tempat kejadian onew oppa.aku pun langsung berlari menu ju ambulan.
Tapi ambulan tersebut berjalan sangat cepatmaku pun menyetop taksi,ku suruh taksi tersebut mengikuti ambulan .
Ambulan tersebut berhenti di Daegu Hospital . aku pun langsung turun dan mengikuti arah onew oppa di bawa.
Sesampai di depan pintu,seorang dokter tidak mengijinkan aku masuk .aku pun duduk di ruang tunggu. Ku lihat 4 orang namja berjalan ke arahku,aku tak asing dengan wajahnya ,yaaa itu adalah key,minho,jonghyun dan taemin shinee,mereka ber4 duduk di sebelahku
Aku hanya bisa diam terpaku,saat ku lihat seorang dokter keluar aku langsung menghampiri dokter tersebut lalu di susul dengan mereka ber4.
“ahjussi,bagaimana keadaanya” tanyaku
“ne,bagaimana keadaan onew hyung” ku dengar taemin mengatakanya “terjadi pendaranhan sedikit di otaknya dan dia mengalami cidera yang cukup serius” “mwo???!!!!??” kataku kaget dan ar mataku langsung menetes seketika,aku tak bisa membayangkan betapa beratnya penderitaan onew oppa, “apa disini ada yang bernama hye mi?” seorang suster keluar dan menanyakan hal itu “ne,aku”
“silakan masuk,dari tadi onew memanggil manggil namamu” aku pun langsung berjalan kedalam ku lihat wajah member shinee sangat bingung mungkin mereka berpikir apa hubungan aku dan onew oppa.
Sesampai di dalam aku mencoba menahan air mataku, aku tidak kuasa melihat namja chinguku seperti ini berbaring tak berdaya dengan selang oksigen yang menutupi hidung dan mulutnya,kini dia sedang berjuang untuk hidup dan matinya, air mataku semakin mengalir deras ketika ku lihat sebuah monitor pendeteksi denyut jantung yang garisnya hampir lurus, “oppa bangun! Kau harus janji kau akan sering ke rumahku saat orang tuaku pergi lama” “oppa,jangan tinggalkan aku!!” “oppaa..” aku menangis sambil memegang tangan onew oppa,
Hiks hiks hiks oppa !!!! cepat bangun oppa,oppa ayo bangun aku tidak bisa melihatmu seperti ini.




0 Komentar:
Posting Komentar